Philosophe
yang sangat menarik untuk di bahas, Kata – katamu Adalah Kualitas Dirimu kalau
kalimat itu di pisahkan maka kalimat itu sebenernya terdiri dari
1) Kata (Kata – katamu)
2) Kualitas (kualitas Dirimu)
Dua unsur di atas pada sebuah kalimat Kata – katamu Adalah Kualitas
Dirimu menjadi hal yang menarik untuk dibahas.
A.
Kata
Pengertian kata atau definisi kata secara sederhana
adalah sekumpulan huruf yang mempunyai arti. Namun kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) memiliki “cara tersendiri” dalam
mendefisikan “kata”.
Pertama, pengertian kata adalah unsur bahasa yang diucapkan atau
dituliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat
di gunakan dalam berbahasa. Pengertian kata juga sebanding dengan pengertian
ujar atau bicara.
Kata adalah sederetan huruf yang diapit dua spasi dan mempunyai arti.
Menurut Bloomfield (dalam Chaer, 1994:163), “kata adalah satuan bebas terkecil
(a minimal free form).” Contoh kata, kumbang, hinggap, dan bunga.
Jika ditinjau dari segi bahasa, pengertian kata adalah morfem
atau kombinasi morfem yang oleh bahasawan dianggap sebagai satuan terkecil yang
dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas.
Atau dengan definisi lain, sebuah satuan bahasa yang dapat
berdiri sendiri, terjadi dari morfem tunggal (misalnya gelas, handuk, gembira)
atau gabungan morfem (misalnya pendatang, pembuat, mahakuasa).
Arti morfem sendiri adalah satuan bentuk bahasa terkecil yang
mempunyai makna secara stabil dan tidak dapat dibagi atas bagian bermakna yang
lebih kecil.
Wikipedia sendiri mengatakan bahwa kata, yang juga terdapat
dalam bahasa melayu, diambil dari bahasa sansekerta “katha”. Dalam bahasa
Sansekerta, “katha” artinya “bahasa”, “konversasi”, “cerita” atau “dongeng”.
B.
Kualitas
Kualitas
atau mutu adalah tingkat baik
buruknya atau taraf atau derajat sesuatu. Istilah ini banyak digunakan dalam
dalam bisnis, rekayasa,
dan manufaktur dalam kaitannya dengan teknik
dan konsep untuk memperbaiki kualitas produk
atau jasa yang dihasilkan.
Jika kualitas dikaitkan dengan
kepribadian manusia, maka konsep “kualitas
manusia” memandang manusia secara lebih luas.
Secara umum kualitas manusia terdiri atas dua hal, yaitu fisik
dan non fisik . Secara fisik, menyangkut tentang kebugaran yang berkaitan
dengan kesegaran jasmani, kesehatan, dan daya tahan fisik agar terus produktif.
Salah satu cara pengukurnanya adalah melalui Physical quality of
Life Index (PQLI), yang mengukur kesejahteraan fisik, yaitu usia harapan hidup
waktu lahir, angka kesakitan, angka kematian, kemampuan paru-paru (vo max),
serta tinggi dan berat badan.
Sementara, kualitas non fisik diukur atas dasar:
a)
kualitas kepribadian
yang mencakup kecerdasan, kemandirian, kreatifitas, ketahanan mental, serta
keseimbangan antara emosi dan rasio;
b)
kualitas bermasyarakat
berupa kesetiakawanan, solidaritas, dan keterbukaan;
c)
kualitas berbangsa;
d)
kualitas spritual
berupa religiusitas dan moralitas;
e)
wawasan lingkungan;
dan
f)
kualitas kekaryaan
yang berupa aspirasi dan potensi untuk melakukan kerja nyata guna menghasilkan
sesuatu dengan mutu sebaik-baiknya
Maka dari itu kualitas
seluruh tingkah laku yang dilakukan oleh manusia adalah suatu bentuk
kepribadiannya
C.
Kata – katamu adalah Kualitas Dirimu
Jika dari dua makna di atas kita
satukan dalam suatu kalimat Kata – katamu adalah Kualitas Dirimu maka
mengandung arti setiap kata yang terucap dari mulut seseorang manusia itu
bersal dari proses kinerja otak yang ada di dalam kepala manusia.
Otak akan memproses setiap kata yang
akan di ucapkan baik itu menjawab pertanyaan ataupun menjawab suatu keinginan.
Maka dari itu kata yang keluar dari
mulut seorang manusia itu biasa di jadikan objek pengenal kepribadiaan manusia,
karna kenapa kata yang keluar dari mulut seorang manusia itu tidak mungkin
muncul secara sepontan tanpa ada proses.
Maka pengalaman dalam hidupnya dan
kepribadiannya baik itu membaca, mendengar, menjawab, dll mempengaruhi
perkataan yang nantinya akan di ucapkan.
Sebagai contoh dalam persidangan
hakim, pengacara atau yang sejenisnya bias tahu tersangka berkata benar atau
berbohon itu dari setiap perkataan yang di keluarkan oleh tersangaka dengan di
padukan dengan kenyataan yang ada pada dri tersangka.
Maka dari itu Kata – katamu adalah Kualitas
Dirimu maka berhati – hatilah untuk berkata karna kata itu adalah :
a)
Bisa merubah hidup seseorang.
b)
Bias menjadi mata – mata untuk mengungkap suatu kebohongan.
c)
Bias merubah dunia.
BERKATALAH YANG BAIK DAN SESUAIKAN DENGAN HATI YANG BAIK MAKA
DIRI MU AKAN MENJADI PRIBADI YANG BAIK DENGAN MEMBAWA NIAT YANG BAIK.
Semoga Bermanfaat !
0 komentar:
Posting Komentar